Jumat, 13 Desember 2013

Penyerahan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Pelantar KUD Kota Tanjungpinang

Tepat pada hari senin tanggal 9 Desember 2013, sehari setelah melaksanakan kegiatan "Seribu Lilin" dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi dan Hari HAM sedunia, kami dari Keluarga Besar Jaringan Informasi Mahasiswa melaksanakan kegiatan sosial, yaitu pemberian bantuan berupa sembako kepada korban kebakaran Pelantar KUD di Kota Tanjungpinang. Kebakaran yang terjadi seminggu yang lalu telah memporak - porandakan daerah Pelantar KUD. Puluhan rumah dan ruko yang meninggalkan duka bagi para pemilik dan penyewa di daerah tersebut. Seperti diberitakan sebelumnya sebanyak puluhan rumah, ruko, kios pedagang di Pelantar KUD Tanjungpinang dilalap si jago merah. Api diduga berasal dari kios Sukmoi, pedagang pakaian bekas di kawasan tersebut. 

Bantuan diserahkan langsung ke Posko Bantuan yang sudah disiapkan oleh Pemko Tanjungpinang. Sebelumnya bantuan yang terkumpul merupakan sumbangan dari masyarakat Kota Tanjungpinang yang kami pungut dari jalan. Begitu antusiasnya masyarakat untuk menyumbang, membuktikan bahwa masih ada rasa kepedulian yang tinggi diantara sesama di masyarakat Kota Tanjungpinang. Walaupun tidak banyak, setidaknya dapat  membantu meringankan beban masyarakat yang terkena bencana kebakaran tersebut. 

"Berhentilah menutup mata, mulailah berbagi rasa" 

(Jaringan Informasi Mahasiswa Di Lokasi Kebakaran)

(Penyerahan bantuan yang langsung diberikan Ketua Umum JIM Kepri, Arie Sunandar, S.Sos.)

(Imaduddin Abdurrachim / @imadd)

Minggu, 08 Desember 2013

GERAKAN MAHASISWA ANTI KORUPSI TANJUNGPINANG 2013

Dimulai pada hari Rabu  tanggal 04 Desember 2013 dan berakhir pada hari Sabtu tanggal 07 Desember 2013. Banyak kejadian aneh saat kami turun di lapangan, tetapi ada hal yang paling menyetuhan dan membuat kami terharu yaitu tepat pada hari Sabtu kira-kira pukul 10.30 pagi saya bersama rekan-rekan jaringan informasi mahasiswa turun kejalan untuk meminta sumbangan suka rela kepada masyarakat tanjungpinang. Pada saat itu saya dengan beberapa teman lain berada di lampu merah batu 6, kegiatan ini kami lakukan untuk membeli lilin yang akan kami nyalakan pada hari anti korupsi. Hal ini kami lakukan karena kami ingin melihat seberapa besar kepedulian dan partisipasi mahasiswa dan masyarakat tanjungpinang akan kasus korupsi. Setelah berada di lokasi tempat kami menambil sumbangan, saya tersentak dan sedikit terkejut, apa yang kami lihat mungkin tak kami bayangkan sebelumnya. Ada seorang ibu yang sedang menggendong bayi dengan menjual koran memberikan sumbangan, ibu itu adalah orang pertama yang memberikan sumbangan, padahal jika dilihat dari kondisi ibu itu dia juga sangat membutuhkan uang. Dengan kejadian itu kami merasa malu dan juga ada rasa bangg, kami malu karena dengan kondisi kami seperti ini kami sama saja dengan ibu itu, sedangkan ibu itu dengan segala kekurangan mampu menyisihkan sedikit uangnya untuk menyumbang. Kami juga bangga karena orang yang sulit saja sanggup berperan dalam hal ini. Tanpa beralaskan sandal ibu itu tetap menjual koran, terik matahari yang begitu panas tak dirasakan lagi olehnya. Yang aneh lagi dalam kejadian ini ketika kami ingin membeli koran kepada ibu itu dia tidak mau menjualkan korannya kepada kami dia berkata "saya tidak mau menjual koran ini kepada kalian karena saya tidak mau uang yang sudah saya berikan di kembalikan lagi dengan cara membeli koran saya". Padahal saat itu kami tidak pernah berfikir seperti itu, kami benar-benar ingin membeli koran. Sungguh luar biasa sikap dan kebaikan hati ibu ini. Dari kejadian ini kami berfikir bahwa untuk melakukan perbuatan mulia itu tidak memandang susah senangnya kita, tak memandang siapa dan dari mana kita.
Setelah beberapa hari kami melakukan sumbangan suka rela baik itu di kampus maupun jalanan akhirnya kami bisa mengumpulkan uang kurang lebih Rp. 5.000.000. Dari hasil uang itu kami gunakan untuk membeli lilin yang kami nyalakan pada minggu malam tepat jam 21.00 Wib di lapangan Pamedan. Tujuan kami mengumpulkan seribu lilin akhirnya bisa terealisasikan. bukan hanya itu, uang lebih dari pembelian lilin akan kita gunakan untuk santunan kebakaran yang terjadi di pelantar KUD tanjungpinang. yang akan kami bagikan pada hari senin tanggal 09 Desember 2013.*****                                    
@hairulshap
 

Rabu, 27 November 2013

KONFRENSI PERS MENUNTUT KEJAGUNG UNTUK TURUN KE KEPRI !!!



     Mahasiswa pada umumnya mempunyai tanggungjawab dan peran penting didalam menjalankan tugasnya sebagai agent of change dan social of control. Didalam hal ini Jaringan Informasi Mahasiswa Kepulauan Riau akan melakukan aksi pada tanggal 28 November 2013 dengan menindak lanjuti kasus Suryatati Amanan yang sebelumnya telah disuarakan oleh aktivis dari Jaringan Informasi Mahasiswa Kota Tanjungpiang pada tanggal 16 Oktober 2013, aksi ini dilatar belakangi oleh tindakan dari Kejati Kepri yang dianggap mandul karna tidak mampu mengambil sikap atas penyimpangan yang telah dilakukan oleh Suryatati Amanan serta mengeluarkan surat perintah penghentian penyelidikan (SP3), hal ini kami anggap merupakan sebuah tindakan yang sangat mengecewakan. Untuk itu kami akan melakukan aksi dengan tuntutan sebagai berikut :

Aktivis Jaringan Informasi Mahasiswa Kepri
Salam sejahtera untuk kita semua HIDUP MAHASISWA HIDUP MAHASISWA HIDUP MAHASISWA MERDEKA!!
   PERNYATAAN SIKAP
JARINGAN INFORMASI MAHASISWA 
  • Menuntut menyelesaikan kasus pengadaan unit sekolah baru, menurut audit BPK kerugian Negara sebesar 1,8 miliyar yaitu pada tahun 2009. Pengadaan unit sekolah tersebut berada dijalan Srikaton, kampung Purwodadi di kelurahan Pinang Kencana dengan luas 34802 meter persegi dengan anggaran2,9 miliyar.
  • Menuntuk kejelasan uang yang dikembalikan oleh Suryatati Amanan atas kasus korupsi rumah dinas.
  • Kami juga menuntut tidak ada penghentian kasus pengembalian uang dan harus diselidiki sampai menemukan titik terang karna terbukti adanya pengembalian uang yang dilakukan oleh Suryatati  Amanan, sudah jelas dalam pasal 4 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana diubah dengan UU No 22 Tahun 2011 ditegaskan, bahwa pengembalian uang Negara tidak menghapuskan pidananya pelaku tindak pidana.
  • Menuntut agar kejati Kepri agar tetap melanjutkan penyelidikan Suryatati Amanan, seperti yang diinstruksikan oleh kejaksaan Agung.
  • Menuntut kejaksaan Agung turun ke Kepri menuntaskan Suryatati Amanan.
HARGA MATI UNTUK SEBUAH KEBENARAN
Ketika Usul Ditolak Tanpa di Timbang
Suara di Bungkan tanpa Alasan
Di Tuduh Subversif dan Mengganggu Keamanan
Hanya Ada Satu Kata LAWAN !!!


Koordinator Lapangan


Hairul Anwar
 

Senin, 14 Oktober 2013

DARI MENDALI EMAS SAMPAI MEMPERJUANGKAN HAK RAKYAT(M. SAPUTRA)

M. Saputra
M. Saputra terlahir dari pasangan suami istri bapak Alm. Juniarto Pasaribu dan ibu Siti Rahimah. anak laki-laki ini lahir di Kelurahan Urung 10 Juli 1994, sejak umur lima bulan Po telah di tinggal oleh ayahnya dan di besarkan oleh neneknya yang bernama Kamisah.  Putra yang akrap di panggil Po adalah anak kedua dari empat bersaudara. Po bersekolah di SD N 011 Kundur Utara dan merupakan siswa yang berprestasi karena sering meraih juara kelas di sekolah tersebut. Dan berlanjut ke SMP N 01 Kundur Utara. Dikala remaja Po sempat mengais rezeki dengan cara menoreh karet untuk uang jajan sendiri. Po memang terlahir dari keluarga yang boleh di bilang kurang mampu. Kemudian Po melanjutkan  sekolah ke SMA N 2 Kundur, di masa ini Po banyak meraih prestasi antara lain, memenangkan  O2SN cabang olahraga silat se-kabupaten dengan mendapatkan mendali emas, jambore remaja mesjid po juga mendapatkan juara dua, dan tadabur alam Po mendapatkan juara dua se-kabupaten. Selain itu Po juga terjun dalam dunia organisasi seperti, pernah menjabat sebagai wakil osis, anggota IPSI kabupaten karimun, dan anggota Mubaliq kabupaten karimun.
setelah lulus dari SMA Po melanjutkan studi di tanjungpinang dengan mengambil jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas FISIP UMRAH.
Demi mengasah wawasan Po ikut ke dalam organisasi eksternal kampus Himpunan Mahasiswa Kundur. Banyak pengalaman yang Po rasakan ketika masuk dalam Himpunan tersebut, Po belajar mengenal diri dan mandiri dalam menjalankan roda organisasi, tidak cukup sampai di situ Po terlibat langsung dalam gerakan-gerakan pro rakyat yang dilaksanakan oleh Jaringan Informasi Mahasiswa, sehingga membuat Po masuk ke dalam struktur JIM Tanjungpinang. Dan hingga saat ini Po berjuang dan berkarya bersama rekan-rekan aktivis JIM lainnya.@hairulshap

"Harga Mati untuk Sebuah Kebenaran "

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA

KAMI SEGENAP KELUARGA BESAR 
JARINGAN INFORMASI MAHASISWA 
 MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA  
IDUL ADHA 1434 H
DENGAN BERQURBAN KITA TINGKATKAN KETAQWAAN KITA KEPADA ALLAH SWT
@Hairulshap

AKU BERKARYA DAN BERJUANG SEJAK AKU KECIL ( ROVI )



Rovi

Di kabupaten Kepulauan Anambas kecamatan Siantan tepatnya di kelurahan tarempa telah lahir seorang anak laki-laki yang di beri nama Rovi. Anak laki –laki ini di lahirkan di tarempa 04 Agustus 1994 dari pasangan suami istri yang bernama bapak Khairul Arifin dan ibu Saodah. Rovi di lahirkan dari keluarga yang sederhana, ayah bekerja sebagai seorang buruh dan ibu  berdagang. Semenjak SD Rovi giat membantu orang tuanya berjualan, sampai-sampai rovi bejualan kerupuk atom, nasi goreng, dan makan ringan lainnya. Bahkan pernah ikut membantu orang tuanya bekerja bangunan. Tetapi dengan begitu rovi juga tetap bersekolah, Rovi bersekolah di SD N 02 Siantan, SMP N 1 Siantan, Dan Melanjutkan pendidkan di SMA N 1 Siantan. Sejak SMA Rovi sudah mulai menggeluti organisasi yang bernama “Organisasi Remaja Mesjid”.
Tepat di tahun 2012 Rovi melangkahkan kakinya dengan niat yang pasti untuk melanjutkan pendidkannya ke tingkat perkuliahan. Universitas yang rovi pilih adalah Universitas Maritim Raja Ali Haji  ( UMRAH ) dan dengan jurusan Ilmu Administrasi Negara. Rovi kembali berorganisasi pernah menjadi anggota APPPI, dan menjabat sebagai ketua bidang aksi di Jaringan Informasi Mahasiswa Kota Tanjungpinang ( JIM Kota ). Dan sampai dengan saat ini Rovi masih bergabung di organisasi Jaringan Informasi Mahasiswa Kota Tanjungpinang. Setelah bergabung di jaringan informasi mahasiswa ,Rovi di embankan menjadi ketua panitia buka bersama di panti asuhan Alghazi tepat di bulan ramadhan pada tahun 2013, selain itu Rovi di percaya untuk memimpin hearing dengan Dishub kota tanjungpinang mengenai masalah transportasi untuk wilayah yang terisolir di tanjungpinang. Sampai pada hari ini Rovi siap untuk terus melawan baik menggunakan tenaga dan upaya sepenuh hati. @hairulshap



“Perjuangan kita belum berakhir kawan Masih banyak hal yang harus diperjaungkan Yakinlah Tuhan bersama kita”




Minggu, 13 Oktober 2013

AKSI PENDUDUKAN GEDUNG DPRD PROVINSI KEPRI OLEH JIM KEPRI

BENTROK 30 MARET

DEMO JIM KEPRI "BENTROK PECAH"

aksi penolakan bbm oleh jim kepri

BUKAN KARNA AKU YANG MELAWAN TAPI TUHAN PUNYA TUJUAN (aditya nugroho jati)

aditya nugroho jati
Aditya nugroho jati anak dari pasangan muliyowiyono dan sulistio rini yang lahir pada tanggal 23 maret 1992 di tanah jawa tepatnya di bedono desa wawar kidul aditya kecil sering menantag anak semuranya terkadang orang yang lebih dewasa daripada aditya kecil tersebut bukan karna aditya kecil bandel/ badung melainkan membela teman-temannya yang di ganggu oleh orang lain.
pada umur 8 tahun aditya kecil ikut bersama keluarganya ke kepulauan riau tepatnya tanjung batu kundur disinilah aditya mecoba beradaptasi dengan teman-teman sebayanya.
beranjak dewasa adit mengemban pendidikan di SMP Negeri 1 kundur berlanjut ke SMA negeri 1 kundur adit yang jiwa mudanya terpacu sempat menjalakan hobby yang pada saat itu sangat di gandrungi remaja yaitu freestyle motor bike.
adit yang masih duduk di bangku sma sempat berjualan minyak eceran dan bekerja paruh waktu di bengkel motor yang berada di kundur hal ini juga yang membuat adit belajar untuk mendayagunakan kemampuanya .
dengan kemauan yang cukup tinggi adit melanjutkan kuliah di universitas maritim raja ali haji  fakultas fisip
dan mengambil jalur ilmu administrasi negara pada tahun 2010 cobaan yang adit hadapi dalam menjalakan proses perkuliahan ini juga tidak sedikit dari mulai jalan kaki sampai berdesak-desakan dalam bus.
adit yang masih menjalakan perkuliahan ini juga aktif di beberapa organisasi dari mulai BEM fisip umrah, himanegara, sampai pada akhirnya aditya memutusakan untuk melakukan perlawanan lewat jalur external kampus adit menjadi kepala bidang kesekretariatan di jaringan informasi mahasiswa kepri tidak putus di situsaja adit juga berhasil membentuk himpunan mahasiswa kundur dan adit di putuskan menjadi ketua HIMK tanjungpinang.(arie sunandar,s.sos)


belajar dari ketenangan alam dan melawan dari ketidak adilan penguasa

Jumat, 11 Oktober 2013

OPEN RECRUITMENT JARINGAN INFORMASI MAHASISWA 2013


Open recruitment Jaringan Informasi Mahasiswa 2013, terbuka untuk seluruh mahasiswa seluruh Provinsi Kepulauan Riau. Come join us, Hidup Mhasiswa! Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia!

(Imaduddin Abdurrachim / @imadd)

Selamat Atas Kelulusan Kader - Kader Jaringan Informasi Mahasiswa

SELAMAT ATAS DISNATALIS KE VI DAN WISUDA KE IV 

UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI TANJUNGPINANG
SELAMAT DAN SUKSES KEPADA KADER - KADER JARINGAN INFORMASI MAHASISWA 

Arie Sunandar, S.Sos.

Aji Anugraha, S.Sos.

Viddy Richard Sepka Wegi, S.Sos.  


SEMOGA SUKSES DAN BERGUNA UNTUK KELUARGA, BANGSA, DAN NEGARA
AMIN..


(Imaduddin Abdurrachim / @imadd) 

Silahturahmi Antar Kader Jaringan Informasi Mahasiswa Dan Sekaligus Syukuran Rumah Untuk Melawan

Tepat pada tanggal 30 Oktober 2013, Keluarga Besar Jaringan Informasi Mahasiswa mengadakan silahturahmi antar kader JIM dan sekaligus syukuran Rumah Untuk Melawan. Silahrahmi yang dimaksudkan untuk mempererat jalinan satu dengan lainnya antar kader JIM agar tetap solid dalam pergerakan dan memperjuangkan rakyat. Selain itu acara ini sekaligus meresmikan sebuah kesekertariatan baru dari Jaringan Informasi Mahasiswa yang di beri nama Rumah Untuk Melawan. Syukuran yang dilakukan di kesekertariatan tersebut di mulai dengan doa selamatan dan kemudian dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Imam Gusnaldi selaku Ketua Bidang Kaderisasi dari Jaringan Informasi Mahasiswa. 
(pemotongan tumpeng)
Acara yang hampir dihadiri oleh seluruh kader dari JIM di setiap DPC dan kader - kader yang baru bergabung ini menunjukan bahwa mereka berkumpul bukan hanya sebatas sebagai organisasi tapi merupakan sebuah keluarga besar. "Kebersamaan adalah sesuatu yang mengikat pemikiran dan idealisme kader - kader sekalian yang hadir pada malam ini, dan diharapkan kebersamaan ini akan terus terjalin selamanya" tegas Arie Sunandar selaku Ketua Umum Jaringan Informasi Mahasiswa. 

(syukuran seluruh kader JIM)

(Imaduddin Abdurrachim / @imadd)

Jaringan Informasi Mahasiswa Ajak Pemimpin Agar Semakin Peduli


Tanjungpinang - Tidak selamanya mahasiswa dicap sebagai tukang demo. Banyak juga mahasiswa, apalagi di bulan Ramadhan ini, turut mencari keberkahan dan membagi kebahagian dengan orang lain. 
Salah satunya, mahasiswa yang bergabung dalam Jaringan Informasi Mahasiswa (JIM) Kota Tanjungpinang. JIM melaksanakan berbuka puasa bersama dengan anak-anak di Panti Asuhan Al Ghazi. Kegiatan berbuka puasa bersama-sama anak yatim piatu ini, merupakan suatu bentuk kepedulian kader-kader JIM Kota Tanjungpinang kepada anak-anak yang berada dalam asuhan pengurus panti asuhan ini.
“Kegiatan ini merupakan rutinitas dari Jaringan Informasi Mahasiswa Kota Tanjungpinang dengan tujuan untuk meningkatkan tali silahturahmi kepada adik-adik kita. Supaya adik-adik kita juga merasakan kebahagian bersama-sama,” kata Rovi, Ketua Panitia Penyelenggara Buka Puasa Bersama dengan anak panti asuhan.
Hal yang sama juga disampaikan, pengurus JIM lainnya, Imaddudin. Menurutnya, berbuka puasa bersama dengan anak yatim piatu di panti asuhan, bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi sesama pengurus JIM, supaya kader-kader JIM kota ini, lebih semangat dan aktif dalam menjalankan roda organisasi.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan inspirasi kepada mahasiswa-mahasiswa lain untuk dapat melakukan hal yang sama serta mengingatkan kepada para pemimpin kita untuk lebih peduli sesama, terutama anak-anak yatim piatu yang ada di panti asuhan,’’ tutup Imaduddin selaku Ketua Jaringan Informasi Mahasiswa Kota Tanjungpinang. 

(sumber : Tanjungpinang Pos 25 Juni 2013)

Rabu, 05 Juni 2013

Konferensi pers, JIM KEPRI,FAM INDONESIA, PMII,FORMASI,BAMMA KEPRI "TOLAK KENAIKAN BBM DAN TURUNKAN SBY




jim kepri,fam indonesia,pmii tpi-bintan,bamma kepri,formasi
Dengan adanya rencana kenaikan harga BBM yang akan dilakukan pada tanggal 17 Juni 2013 mendatang , Kami dari Jaringan Informasi Mahasiswa (JIM) Kepri , FAM Indonesia, BAMMA KEPRI, PMII Tanjungpinang-Bintan, dan FORMASI  akan melakukan aksi pada tanggal 7 Juni 2013 di Gedung Daerah untuk Menolak dengan tegas akan kenaikan BBM, karna kenaikan harga BBM ini kami menilai adanya indikasi kepentingan Politik yang dapat menguntungkan para politisi dan yang menerima dampak dari kenaikan harga BBM adalah RAKYAT. Selain itu bentuk kebijakan BLT kami menganggap ini hanya merupakan suatu kebodohan yang ditanamkan kepada masyarakat. Mengapa demikian ? karna pada dasarnya pemerintah hanya memberikan pendidikan kepada masyarakat untuk malas bekerja seiring dengan dampak dari kenaikan BBM yang mengakibatkan tingginya harga bahan Pokok, biaya Angkutan, biaya pendidikan, dll apabila harga BBM tersebut naik.
Kami menyampaikan aspirasi ini karna bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang semakin terjekik oleh keadaan di Indonesia pada saat ini. Untuk itu Kami akan menduduki Gedung daerah dengan tuntutan :
1.       Tolak Kenaikan BBM.
2.       Boikot Pemilu 2014 yang syarat politis.
3.       Turunkan SBY-BOEDIONO.

                                                                                                     Aditya Nugroho Jati ( JIM KEPRI )