Jumat, 29 Juni 2012

BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA (BEM) FISIP UMRAH BELUM MENEMUKAN TITIK TERANG

Tanjungpinang, sehubungan dengan berlangsungnya sidang pleno (28/6) yang diadakan oleh komisipemiluraya (Pemira) FISIP UMRAH belum menemukan titik terang, yang seharusnya dalam hal ini lebih konferhensif menyikapi dinamika yang terjadi di fakultas FISIP itu sendiri, tetapi malah sebaliknya.
“Menutut hemat saya, seharusnya mahasiswa lebih bisa menyikapi persaingan didalam intern itu dengan kepala dingin apalagi menyangkut masa depan mahasiswa FISIP itu sendiri dan tidak perlu adanya sikap anarkis yang merugikan banyak pihak”Tutur M.Ricky Rifiado selaku Humas Jaringan Informasi Mahasiswa Provinsi Kepulauan Riau.

Ditambahkan lagi menurut beliau sistem pemilu raya yang bisa dilakukan dengan etikat baik kenapa harus dilakukan dengan sikap anarkis dan terlalu menampakkan bahwa ketidak kompakan yang menciptakan paradigma mahasiswa bahkan masyarakat kalau FISIP itu sendiri tidak professional dalam menyelesaikan masalah internnya sendiri.

“Pemilu juga sudah dilakukan secara terbuka, tidak ada unsur paksaan atau unsur kecurangan, pemilu raya diciptakan sedemokrasi mungkin, jadi isu-isu yang beredar seharusnya mahasiswa lebih bisa menyelesaikan secara baik tanpa harus menciptakan konflik“ Tambah M.Ricky Rifiado

Sedangkan menurut Mhd. Syukron Hartanto selaku salah satu calonkan kandidat mengatakan bahwa “pelaksanaan Pemira BEM FISIP UMRAH sudah dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan bersama setiap calon. Akan tetapi ketika ada pelanggaran dan mau diklarifikasi calon lain justru tidak ikut serta menghadiri sangat disayangkan”, keluh Beliau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar