“Menutut hemat saya,
seharusnya mahasiswa lebih bisa menyikapi persaingan didalam intern
itu dengan kepala dingin apalagi menyangkut masa depan mahasiswa FISIP itu sendiri dan tidak perlu adanya sikap anarkis
yang merugikan banyak pihak”Tutur M.Ricky Rifiado selaku Humas Jaringan Informasi Mahasiswa Provinsi Kepulauan
Riau.
Ditambahkan lagi menurut beliau sistem pemilu raya
yang bisa dilakukan dengan etikat baik kenapa harus dilakukan dengan sikap anarkis dan terlalu menampakkan bahwa ketidak kompakan
yang menciptakan paradigma mahasiswa bahkan masyarakat kalau FISIP itu sendiri tidak
professional dalam menyelesaikan masalah internnya sendiri.
“Pemilu juga sudah dilakukan secara terbuka, tidak ada unsur paksaan atau unsur kecurangan,
pemilu raya diciptakan sedemokrasi mungkin, jadi isu-isu yang beredar seharusnya mahasiswa lebih bisa menyelesaikan secara baik tanpa harus menciptakan konflik“
Tambah M.Ricky Rifiado
Sedangkan menurut Mhd.
Syukron Hartanto selaku salah satu calonkan kandidat mengatakan bahwa “pelaksanaan Pemira
BEM FISIP UMRAH sudah dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan bersama setiap calon.
Akan tetapi ketika ada pelanggaran dan mau diklarifikasi calon lain
justru tidak ikut serta menghadiri sangat disayangkan”, keluh Beliau.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar